Atlantic Carbon Group, Inc., produsen antrasit ultra-high-grade yang 71 persen sahamnya dimiliki oleh Grup dengan tiga tambang aktif di Pennsylvania, terus menunjukkan peningkatan stabilitas dan kinerja operasionalnya. Grup juga memegang 44,15 persen saham di Asiamet Resources Limited, pemilik BKM Copper Project di Indonesia, aset pengembangan tembaga berkadar tinggi dengan umur tambang lebih dari 10 tahun.
“Kami memasuki tahun 2026 dengan fondasi operasional yang lebih kuat, neraca keuangan yang lebih tangguh, serta basis kontrak yang lebih terjamin. Prioritas kami jelas: mendorong keunggulan operasional, menjaga disiplin biaya dan belanja modal, memperkuat pengelolaan kas, serta mewujudkan pemulihan menjadi kinerja keuangan yang konsisten, sembari terus mengejar pertumbuhan baik secara organik maupun anorganik,” ujar Iwan.
(kunthi fahmar sandy)