Haji Isam dirumorkan tengah bersiap mengambil alih sekitar 62 persen saham perusahaan tambang batu bara tersebut. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana transaksi tersebut.
Saat dikonfirmasi IDXChannel, salah satu pihak di lingkungan Jhonlin Group enggan memberikan tanggapan terkait rumor akuisisi saham BYAN.
Bukan Pemain Baru di Bisnis Tambang
Rumor tersebut menarik perhatian karena Haji Isam bukan pemain baru di sektor pertambangan. Bisnisnya bermula dari Jhonlin Baratama yang bergerak sebagai kontraktor pertambangan batu bara.
Dari bisnis tersebut, Jhonlin Group kemudian berkembang ke berbagai lini, termasuk logistik, pelayaran, perkebunan sawit, biodiesel, hingga sektor mineral.
Dalam beberapa tahun terakhir, ekspansi Haji Isam juga tidak lagi hanya bertumpu pada batu bara.