sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS, Sentimen Iran dan Harga Minyak Membayangi

Market news editor Anggie Ariesta
10/03/2026 10:10 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat ke level Rp16.894 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (10/3/2026).
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS, Sentimen Iran dan Harga Minyak Membayangi. (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS, Sentimen Iran dan Harga Minyak Membayangi. (Foto: iNews Media Group)

Dari sisi global, pasar juga mencermati data ekonomi China di mana inflasi konsumen tumbuh 1,3 persen secara tahunan pada Februari 2026, laju tercepat dalam tiga tahun terakhir. Namun, inflasi produsen masih mengalami kontraksi, menciptakan ketidakpastian mengenai keberlanjutan tren permintaan pasca-liburan.

Sementara itu, dari dalam negeri, investor menaruh perhatian serius pada ketahanan fiskal Indonesia. Harga minyak dunia yang menyentuh USD92 per barel telah melampaui asumsi makro APBN 2026 yang dipatok di level USD70 per barel.

"Ini akan menaikkan defisit sebesar Rp6,8 triliun. Apabila harga minyak terus meroket hingga mendekati atau bahkan melampaui USD100 per barel, dampaknya bakal fatal bagi fiskal nasional. Defisit APBN terhadap PDB bisa terdongkrak hingga mendekati 4 persen," ujarnya.

Ketegangan antara harga energi global dan disiplin fiskal domestik ini menjadi sentimen krusial yang menentukan arah nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement