sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.720 per USD, Dolar AS Melemah Tertekan Kenaikan Yield Obligasi

Market news editor Rohman Wibowo
21/08/2026 09:59 WIB
Mata uang Garuda berhasil menguat di tengah tekanan terhadap dolar AS yang berada di posisi rapuh dan menuju penurunan mingguan pada Jumat.
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.720 per USD, Dolar AS Melemah Tertekan Kenaikan Yield Obligasi. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.720 per USD, Dolar AS Melemah Tertekan Kenaikan Yield Obligasi. Foto: iNews Media Group.

Di tengah pelemahan dolar, euro bertahan di dekat level tertinggi dalam tiga bulan dan terakhir diperdagangkan di USD1,1685. Euro berada di jalur kenaikan sekitar 1 persen sepanjang pekan ini.

Poundsterling juga mendekati level tertinggi dalam enam bulan dan naik 0,08 persen menjadi USD1,3643. Dengan demikian, poundsterling telah menguat 0,8 persen sepanjang pekan ini.

Sementara itu, indeks dolar berada di jalur penurunan lebih dari 0,8 persen sepanjang pekan dan terakhir berada di level 98,82, mendekati posisi terendah dalam tiga bulan terhadap sekeranjang enam mata uang utama.

Di pasar valuta lainnya, dolar Australia menguat 0,13 persen menjadi USD0,7123, sementara dolar Selandia Baru naik 0,23 persen menjadi USD0,5957 dan berada di jalur kenaikan lebih dari 1 persen sepanjang pekan.

Yield obligasi Treasury AS bertenor 30 tahun naik sekitar 1,4 basis poin menjadi 5,2508 persen pada Jumat. Sementara itu, yield Treasury bertenor 10 tahun sebagai acuan stabil di 4,7041 persen, setelah naik 4,5 basis poin pada perdagangan sebelumnya.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement