Sejumlah strategi untuk mengerek pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen, salah satunya akselerasi anggaran. Purbaya ingin agar belanja fiskal bisa digelontorkan di awal-awal tahun. Kemudian disinkronkan dengan kebijakan moneter dari Bank Indonesia.
Selain itu, iklim usaha yang mulai membaik dinilai bisa mengembalikan kepercayaan investor, termasuk investor asing. Hal ini seiring seiring dengan penyelesaian masalah debottlenecking atau hambatan investasi maupun usaha.
Purbaya optimistis dengan konsistennya penanganan permasalahan ini, investasi yang masuk ke Indonesia semakin membaik. Dan pemerintah berkomitmen akan mengevaluasi peraturan-peraturan yang mengganggu iklim investasi di Indonesia.
Untuk perdagangan besok, Ibrahim memproyeksi mata uang rupiah fluktuatif namun masih berpotensi melemah pada rentang Rp16.780- Rp16.810 per USD.
(NIA DEVIYANA)