IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Rupiah turun 38 poin atau 0,21 persen ke level Rp18.060 per USD.
Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan mata uang Garuda tertekan sentimen ganda, baik dari eksternal dan domestik.
Dari global, meningkatnya serangan oleh kelompok Houthi di Arab Saudi, yang mendorong Amerika Serikat untuk memerintahkan sejumlah diplomat beserta anggota keluarga mereka agar meninggalkan perwakilan AS di kerajaan tersebut.
“Kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran menyerang beberapa target pada hari Rabu. Serangan tersebut menewaskan setidaknya satu orang dan melukai delapan lainnya di sebuah bandara sipil di Dammam, sementara dua orang lainnya tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) di sebuah ladang minyak Arab Saudi,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Media Iran melaporkan adanya ledakan di Sirik, Iran bagian selatan, pada Rabu, Namun, sifat maupun asal ledakan tersebut belum diketahui. Pada Rabu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan kepada Financial Times bahwa Iran sepenuhnya siap untuk membela diri. Sementara itu, Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan kepada media pemerintah bahwa AS tidak bisa mengharapkan dialog selama mereka terus melakukan blokade dan melontarkan ancaman terhadap Iran. Dalam dua minggu terakhir, tercatat setidaknya 18 serangan yang menyasar kapal-kapal.