Pada saat yang sama, marjin laba bersih PSGO juga terdongkrak naik dari 16,5 persen menjadi 17,4 persen. Kinerja positif ini didorong tren kenaikan harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan Palm Kernel (PK), strategi penjualan CPO, serta penurunan biaya keuangan.
"Pembagian dividen juga sekaligus merupakan cerminan dari konsistensi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, disiplin operasional dan penciptaan nilai jangka panjang," ujar Astrida.
Secara operasional, Astrida menjelaskan, pihaknya sepanjang 2025 lalu telah berhasil Tandan Buah Segar (TBS) Inti dan Plasma sebesar 480,8 ribu ton.
Produksi Crude Palm Oil (CPO) mencapai 140,2 ribu ton dan Palm Kernel (PK) 21,6 ribu ton, dengan produktivitas TBS Inti tercatat mencapai 18 ton per hektar.
Ke depan, PSGO disebut Astrida berkomitmen untuk senantiasa memperkuat produktivitas kebun dan pabrik, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan pertumbuhan bisnis jangka panjang.