AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Saham AirAsia Indonesia (CMPP) Digembok BEI

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 12 Januari 2022 09:24 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP).
Saham AirAsia Indonesia (CMPP) Digembok BEI (Dok.MNC Media)
Saham AirAsia Indonesia (CMPP) Digembok BEI (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP).

Maka itu, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham CMPP pada perdagangan 12 Januari 2022.

"Penghentian sementara perdagangan Saham CMPP tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP)," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Mulyana, dikutip Rabu (12/1/202).

Berdasarkan data BEI, saham CMPP telah melonjak sebanyak 185% dari Rp 184 pada 31 Desember 2021 menjadi Rp 525 hingga penutupan perdagangan kemarin.

Padahal, suspensi saham CMPP baru dicabut oleh otoritas bursa pada 3 Januari 2022. Suspensi akibat jumlah saham publik (free float) perseroan memenuhi ketentuan bursa.

Manajemen AirAsia sebelumnya menyebutkan bahwa perseroan akan memaksimalkan upaya pemulihan kinerja keuangan pasca pandemi Covid-19 pada kuartal I-2022. Sedangkan penambahan saham publik (free float) perseroan sedang dalam proses finalisasi setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pengendali perseroan.

Manajemen menyebutkan bahwa AirAsia sedang memfokuskan keberlangsungan dan pemulihan kinerja perseroan dengan memaksimalkan berbagai peluang bisnis yang ada, seperti kargo dan charter, meluncurkan sejumlah aktivitas promosi, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan permintaan perjalanan.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD