Sementara itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) milik Hashim Djojohadikusumo naik 0,94 persen. Dari Grup Boy Thohir, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik tipis 0,23 persen dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 0,40 persen.
Asal tahu saja, BREN tercatat sebagai saham dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, DSSA peringkat keempat, dan TPIA berada di posisi kesembilan, sehingga koreksi ketiganya memberi dampak signifikan terhadap pergerakan indeks.
Penurunan DSSA dan BREN terjadi setelah pasar merespons negatif masuknya kedua saham tersebut dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.
Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya merilis pengumuman sembilan saham HSC per 2 April 2026 berdasarkan struktur kepemilikan saham per 31 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan investabilitas pasar.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari proposal BEI kepada penyedia indeks global seperti MSCI untuk meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia.