Kemudian, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat net sell asing Rp83,81 miliar, dengan harga saham turun 4,38 persen menjadi Rp3.490.
Tekanan terhadap saham bank besar tersebut berlangsung ketika arus dana asing di pasar saham Indonesia masih deras keluar. Total net sell asing di Bursa Efek Indonesia hingga Kamis (24/9/2026) mencapai Rp4,84 triliun dalam sepekan.
Pada perdagangan Kamis saja, investor asing mencatat net sell sekitar Rp1,42 triliun di pasar reguler.
Margin Bank BUMN Jadi Perhatian
Tekanan jual terhadap saham bank besar terjadi ketika prospek profitabilitas bank-bank BUMN tengah menghadapi tantangan dari penyempitan margin bunga.
S&P Global Ratings mencatat pertumbuhan kredit bank-bank BUMN pada paruh pertama 2026 jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.