PT Astra International Tbk (ASII) juga diperkirakan mengalami kenaikan bobot dari 3,35 persen menjadi 4,15 persen.
Dengan demikian, bobot gabungan empat saham tersebut meningkat dari 24,33 persen menjadi 27,45 persen.
Lebih dari seperempat pergerakan IHSG kini semakin ditentukan oleh empat saham berkapitalisasi besar tersebut.
“IHSG kini jadi proxy bank. Sensitif terhadap rupiah dan foreign flow, yang saat ini sama-sama negatif,” tulis BRI Danareksa.
BRI Danareksa memperkirakan setiap perubahan 1 persen pada harga saham big four banks dapat memberikan dampak sekitar 14 poin terhadap IHSG dengan menggunakan basis indeks 5.030.