sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Empat Bank Besar Jadi Sasaran Jual Asing saat IHSG Turun 5,9 Persen

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
15/03/2026 11:45 WIB
Investor asing melepas saham secara agresif sepanjang pekan ini, dengan empat bank besar menjadi sasaran utama.
Saham Empat Bank Besar Jadi Sasaran Jual Asing saat IHSG Turun 5,9 Persen. (Foto: Freepik)
Saham Empat Bank Besar Jadi Sasaran Jual Asing saat IHSG Turun 5,9 Persen. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Investor asing melepas saham secara agresif sepanjang pekan ini, dengan empat bank besar menjadi sasaran utama.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengalami jual bersih (net sell) asing Rp971,99 miliar dan harga sahamnya turun 4,36 persen sepekan ke Rp3.510 per unit.

Kemudian, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dicatat net sell Rp538,04 miliar dengan penurunan harga 4,62 persen menjadi Rp4.750 per unit.

Setali tiga uang, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tercatat net sell Rp386,94 miliar dan turun 0,70 persen ke Rp4.240 per unit, sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dilepas asing Rp273,58 miliar dengan koreksi 1,79 persen ke posisi Rp6.875 per unit.

Saham non-bank juga mendapat tekanan. Saham tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dilepas asing Rp137,75 miliar dan harga sahamnya terkoreksi 8,87 persen sepekan.

Saham consumer goods PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) net sell Rp128,17 miliar dengan penurunan 5,98 persen.

Lebih lanjut, saham nikel PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dilego asing Rp116,47 miliar dengan koreksi 1,40 persen,

Tekanan terbesar terjadi pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), yang merosot 19,18 persen dengan net sell Rp100 miliar.

Koreksi tajam ini bersamaan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (13/3/2026), yang turun 3,05 persen ke level 7.137,21.

Pelemahan terjadi seiring sentimen global memburuk dan lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

BEI mencatat nilai transaksi Rp13,64 triliun dengan volume perdagangan 26,88 miliar saham. Dari total saham, 656 turun, 113 naik, dan 189 stagnan.

Investor asing membukukan net sell Rp221,84 miliar pada hari itu, sehingga sepanjang pekan net sell asing mencapai Rp1,23 triliun di pasar reguler.

Secara mingguan, IHSG tertekan 5,91 persen, menandai penurunan mingguan ketiga berturut-turut. Dalam sebulan terakhir, indeks ini merosot 13,09 persen.

Analis BRI Danareksa Sekuritas menilai penurunan sejalan dengan sentimen risk-off global dan pelemahan mayoritas bursa saham Asia pasca koreksi di Wall Street.

Kenaikan harga minyak juga berpotensi menambah tekanan terhadap fiskal pemerintah jika melampaui asumsi APBN. Selain itu, menjelang libur Lebaran, kata BRI Danareksa, investor cenderung wait and see sehingga aktivitas transaksi lebih berhati-hati. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement