Ashmore Indonesia menjelaskan, peningkatan defisit fiskal di atas 3 persen memerlukan revisi undang-undang (UU) serta persetujuan DPR dan MPR yang melibatkan banyak partai politik.
Proses tersebut dinilai sulit dilakukan dalam waktu singkat tanpa pembahasan yang matang dan menyeluruh.
Selain itu, tekanan pasar juga diduga berasal dari aksi ambil untung sebagian investor menjelang pengumuman free float MSCI bulan ini.
Secara keseluruhan, Ashmore Indonesia memandang pelemahan pasar saat ini sebagai peluang untuk menerapkan strategi buy on dips.
Dengan bauran kebijakan fiskal dan moneter yang suportif sepanjang tahun ini, serta prospek pertumbuhan laba yang positif, valuasi IHSG dinilai tetap menarik dengan potensi kenaikan yang solid.