Tertekan Aksi Ambil Untung
Di sisi lain, tekanan jual membayangi sejumlah saham yang masuk jajaran top losers. Saham XSSI Sinarmas Asset Management memimpin pelemahan setelah terkoreksi 15,00 persen ke level 85.
Pelemahan juga dialami saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang turun 12,57 persen ke harga 2.920. Tekanan pada saham sektor pariwisata ini dipicu kekhawatiran investor terhadap pemulihan kinerja pascalibur akhir tahun serta sikap wait and see terhadap prospek sektor properti dan hospitality.
Selanjutnya, saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melemah 10,00 persen ke posisi 2.250, dipengaruhi sentimen tekanan biaya produksi dan tantangan permintaan di sektor tekstil. Saham PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) juga terkoreksi 9,92 persen ke level 218, di tengah aksi jual lanjutan saham berlikuiditas terbatas.
Adapun saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) turun 9,76 persen ke harga 74, seiring kekhawatiran investor terhadap kinerja keuangan dan proses restrukturisasi yang masih menjadi perhatian pasar.
(Febrina Ratna Iskana)