Saat ini SKBM memiliki kapasitas produksi hingga 45.000 ton per tahun dan menghasilkan lebih dari 80 jenis produk dan kini memiliki lebih dari 4.000 outlet mitra. Untuk menjalankan bisnisnya, SKBM didukung oleh enam anak usaha yang aktif beroperasi.
Sekar Bumi juga terafiliasi dengan produsen makanan olahan udang Finna dan bumbu-bumbuan, PT Sekar Laut Tbk (SKLT), serta dengan perusahaan tambang nikel PT Ifishdeco Tbk (IFSH).
Lalu siapa pemilik saham SKBM saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Sekar Bumi Tbk.
Saham SKBM Bergerak di Bidang Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham SKBM adalah Howard Ken Lukminto dan Finna Huang.
Keduanya tercatat memiliki 66.371 dan 4,80 juta saham di perseroan. Berikut ini adalah pemegang saham mayoritas lainnya di SKBM:
TAEL Two Partners Ltd 554 juta saham/32,06 persen
PT Multi Karya Sejati 169 juta saham/9,82 persen
Bank Negara Indonesia 105 juta saham/6,12 persen
Green Resources 338 juta saham/19,58 persen
FJ Capital Pte Ltd 93 juta saham/5,43 persen
Masyarakat non-warkat 349 juta saham/20,19 persen
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham SKBM, atau pemilik perusahaan, adalah Howard Ken Lukminto dan Finna Huang. Saat ini keduanya menjabat sebagai wakil presiden direktur dan presiden komisaris di perseroan.
Sekar Bumi secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1993 dengan melepas 7,5 juta saham, setara 19,48 persen dari total saham yang terdaftar.
Pada perdagangan sesi kedua (23/2/2026), SKBM diperdagangkan di kisaran Rp1.065 per unit, naik 24,56 persen.
Itulah informasi singkat tentang saham SKBM bergerak di bidang apa.
(Nadya Kurnia)