sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham TRUK Naik 9,94 Persen, Ini Perubahan Pemegang Sahamnya

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
22/09/2026 15:45 WIB
Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) kembali mencatat penguatan pada perdagangan Selasa (22/9/2026), di tengah perubahan struktur pemegang saham perseroan.
Saham TRUK Naik 9,94 Persen, Ini Perubahan Pemegang Sahamnya. (Foto:
Saham TRUK Naik 9,94 Persen, Ini Perubahan Pemegang Sahamnya. (Foto:

IDXChannel - Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) kembali mencatat penguatan pada perdagangan Selasa (22/9/2026), di tengah perubahan struktur pemegang saham perseroan. Saham TRUK naik 9,94 persen ke level Rp1.715 per saham dan menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA). Dalam sepekan, saham TRUK tercatat menguat 45,34 persen, sedangkan dalam sebulan naik 114,38 persen.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/9/2026), perubahan kepemilikan terjadi setelah PT Catur Dharma Anugerah Surya melepas seluruh 87 juta saham TRUK atau sekitar 20 persen kepemilikannya pada 18 September 2026. Saham tersebut dibeli oleh PT Pukul Rata Kanan sebanyak 65,25 juta saham atau 15 persen dan PT Hakimson Growth Capital sebanyak 21,75 juta saham atau 5 persen. Kedua transaksi dilakukan pada harga Rp428 per saham.

Adapun PT Pukul Rata Kanan, yang terkait dengan Gabriel Rey, menguasai 15 pesen saham TRUK setelah transaksi. Sementara PT Hakimson Growth Capital, yang terkait dengan Andry Hakim tercatat memiliki 5 persen saham. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan PT Catur Dharma Anugerah Surya di TRUK menjadi 0 persen.

Dengan perubahan tersebut, struktur pemegang saham TRUK juga mencatat sejumlah pemegang saham lain. PT Guna Makmur Raya memiliki 109,48 juta saham atau 25,17 persen. Sementara itu, Suminto Husin Giman, Suganto Gunawan, dan Suwito masing-masing tercatat memiliki 21,75 juta saham atau sekitar 5 persen.

Dari sisi kinerja keuangan, TRUK membukukan pendapatan Rp19,24 miliar pada semester I 2026, turun dibandingkan Rp19,62 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat rugi bersih Rp3,76 miliar, dibandingkan rugi bersih Rp3,13 miliar pada semester I 2025.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement