IDXChannel - Porsi kepemilikan investor asing di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusut menjadi sekitar 67 persen dari total saham beredar bebas (free float), turun cukup tajam dibandingkan posisi sebelum ketidakpastian terkait indeks MSCI meningkat yang mencapai sekitar 85 persen.
Meski demikian, investor asing masih memegang porsi dominan dalam kepemilikan saham BBCA.
Tekanan jual yang berkaitan dengan ketidakpastian MSCI pun masih menjadi salah satu risiko jangka pendek bagi pergerakan saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut.
Analis Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nurkholis Syafruddin, mengungkapkan bahwa investor yang terhubung dengan indeks MSCI saat ini mencakup sekitar 11 persen dari total free float BBCA. Namun, investor aktif (active fund) masih memiliki porsi kepemilikan lebih besar dibandingkan dana pasif (passive fund).
Dalam riset yang diterbitkan pada 5 November 2026, manajemen BCA juga menyampaikan bahwa perseroan masih melanjutkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp5 triliun, termasuk pembelian tambahan sepanjang Oktober 2026.