IDXChannel - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF membukukan pendapatan sebesar USD413,42 juta atau Rp7,4 triliun hingga kuartal III-2026. Pendapatan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk itu meningkat 34,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh kontribusi sejumlah proyek strategis pada segmen perawatan pesawat (airframe) dan mesin (engine), di tengah dinamika industri penerbangan dan tantangan nilai tukar.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, EBITDA GMF mencapai USD57,40 juta, tumbuh 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi utama berasal dari proyek reaktivasi pesawat Garuda Indonesia Group, perawatan mesin pesawat, serta perawatan armada pertahanan.
Sementara itu, GMF mencatatkan laba bersih sebesar USD22,14 juta. Meski demikian, profitabilitas perusahaan masih dipengaruhi oleh kerugian selisih kurs akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan, pertumbuhan tersebut mencerminkan kontribusi berbagai lini bisnis dalam menjaga momentum kinerja perusahaan.