Ketahanan laba jadi pertimbangan
Memasuki November, ketahanan laba emiten menjadi semakin penting di tengah lingkungan makroekonomi yang lebih menantang.
Dari 43 perusahaan dalam cakupan riset yang telah melaporkan kinerja sembilan bulan pertama 2026, sebanyak 42 persen berhasil melampaui estimasi UOB Kay Hian.
Sebanyak 28 persen mencatatkan hasil sesuai ekspektasi, sedangkan 30 persen lainnya berada di bawah perkiraan.
Secara agregat, pendapatan dan laba bersih perusahaan-perusahaan tersebut masing-masing tumbuh 13 persen dan 19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Namun, jika perusahaan komoditas dikeluarkan dari perhitungan, pertumbuhan keduanya hanya mencapai 7 persen.