IDXChannel - Serangkaian peristiwa dan agenda ekonomi dari eksternal maupun domestik akan membentuk sentimen pasar pekan ini.
Dari eksternal, Amerika Serikat (AS) secara parsial kembali mengalami penutupan (shutdown) meskipun ada kesepakatan pendanaan darurat terakhir yang disetujui Senat.
Perdebatan soal anggaran dipicu penembakan mati dua warga sipil oleh aparat di Minnesota, di tengah gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi pemerintah.
Selain itu, gelombang besar laporan kinerja keuangan emiten, termasuk dari perusahaan raksasa Alphabet dan Amazon akan menguji Wall Street pada pekan ini. Sebelumnya, laporan mengecewakan dari raksasa teknologi Microsoft membebani indeks saham.
Investor juga akan mencermati laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan rilis pada 6 Februari.
Dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi fluktuatif pada awal perdagangan Senin (2/2/2026) usai pergantian pejabat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa keuangan (OJK).