Manajemen mengungkapkan, tantangan perseroan dalam menjaga pertumbuhan penjualan dan profitabilitas semakin besar saat memasuki 2026.
Karena itu, perseroan berupaya memperkuat strategi mitigasi terhadap berbagai risiko eksternal, termasuk gejolak geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan penjualan ekspor guna mengantisipasi dampak depresiasi rupiah terhadap operasional dan kinerja keuangan perseroan.
Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, TOTO memperluas pilihan produk dengan harga yang lebih terjangkau agar dapat menjangkau segmen pasar yang lebih luas serta memperkuat aktivitas pemasaran dalam mempertahankan pangsa pasar dan meningkatkan daya saing.
"Produk TOTO telah lama hadir dan dikenal di Indonesia, didukung jaringan distribusi yang kuat melalui dealer-dealer di seluruh Indonesia dan pelayanan purna jualnya untuk konsumen," tutur manajemen.