IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja fenomenal sepanjang 2025, terutama pada paruh kedua, setelah sempat tertekan akibat ketidakpastian global dan kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).
Saham-saham milik konglomerat tampil sebagai penopang utama pergerakan indeks, di tengah melemahnya kinerja saham-saham perbankan besar sepanjang tahun lalu.
Lantas, sektor-sektor apa saja yang layak dicermati pada 2026?
Hingga penutupan perdagangan 30 Desember 2025, IHSG tercatat melonjak 22,13 persen ke level 8.646,94 sepanjang 2025. Capaian tersebut menjadi kenaikan tahunan tertinggi IHSG sejak 2017.
Sepanjang tahun lalu, IHSG juga sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) sebanyak 24 kali, mencerminkan kuatnya momentum pasar.
Saham-saham konglomerat menjadi penggerak utama indeks, mulai dari emiten-emiten Grup Sinarmas, Grup Salim, Grup Bakrie, Grup Barito milik Prajogo Pangestu, hingga grup usaha Happy Hapsoro.