sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Self Reward Boleh, tapi Mulai Investasi Jangan Tunggu Uang Sisa

Market news editor Mei Sada
30/09/2026 15:33 WIB
Salah satunya soal cara mengatur keuangan di tengah kebutuhan investasi dan keinginan melakukan self-reward.
Self Reward Boleh, tapi Mulai Investasi Jangan Tunggu Uang Sisa. (Foto Arif Julianto/IMG)
Self Reward Boleh, tapi Mulai Investasi Jangan Tunggu Uang Sisa. (Foto Arif Julianto/IMG)

Karena itu, Luqman menyarankan agar seseorang menentukan porsinya sejak awal. Sebagai ilustrasi, misalnya seseorang mendapatkan uang Rp20 juta per bulan dari orang tua, maka 10 persen bisa langsung dialokasikan untuk investasi.

Sementara sebagian lainnya tetap bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi maupun self-reward.

“Walaupun nanti 20 persennya dibuat self-reward, itu enggak masalah. Yang penting start dari sekarang, mau porsinya 10 persen, 20 persen, 30 persen, it’s up to your judgment,” kata dia.

Dengan pola tersebut, seseorang tidak harus memilih secara ekstrem antara investasi atau menikmati penghasilan. Keduanya tetap bisa berjalan selama porsinya sudah ditentukan dan dilakukan secara disiplin.

Luqman juga menekankan investasi berkaitan erat dengan waktu. Menurutnya, semakin awal seseorang memulai, semakin panjang pula waktu yang dimiliki untuk mengembangkan investasinya.

“Mumpung masih muda, kita harus start investasi,” kata Luqman.

Dia menyebut investasi sebagai permainan waktu karena semakin cepat dimulai, semakin baik pula kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari compounding.

Meski begitu, Luqman menegaskan orang yang baru mulai berinvestasi ketika sudah lebih tua tetap bisa melakukannya. Hanya saja, waktu yang tersedia menjadi lebih terbatas.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement