Hal ini dipengaruhi oleh menurunnya lapangan kerja formal saat ini yang membuat akses terhadap perlindungan di hari tua semakin sulit dijangkau
Stephanus menyebutkan, jumlah populasi Generasi Milenial dan Gen Z yang cukup besar itu akan membuat ledakan pensiun, yang diperkirakan terjadi di 2050. Sehingga, ketika belum ada perlindungan hari tua mulai dari saat ini, justru cita-cita Indonesia emas 2045 akan sulit memanfaatkan bonus demografi.
"Maka kami dari Sinarmas melihat bahwa satu panggilan ya dalam, bisnis kami untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat Indonesia, khususnya kelompok pekerja dalam memiliki program pensiun yang baik, dan juga bisa lebih memberikan benefit bagi kelompok Milenial dan Gen Z saat ini," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Stephanus menargetkan, pada tahun pertama berdiri, DPLK SAM mampu menggaet kepesertaaan hingga 15 ribu orang dengan target dana kelolaan Rp150 miliar. Jumlah kepesertaaan ini ditarget naik 100 persen pada 2027 mendatang.