sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sinergi dengan Pelindo Jasa Maritim, IPCM Perkuat Layanan untuk Komoditas Hilirisasi

Market news editor Rahmat Fiansyah
12/05/2026 06:25 WIB
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) bersama PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mendukung kelancaran transportasi laut dalam program hilirisasi nasional.
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) bersama PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mendukung kelancaran transportasi laut dalam program hilirisasi nasional. (Foto: Ist)
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) bersama PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mendukung kelancaran transportasi laut dalam program hilirisasi nasional. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) bersama induk usaha, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mendukung kelancaran transhipment dan transportasi laut dalam program hilirisasi nasional. Dukungan ini mencakup komoditas strategis seperti nikel, tembaga, dan batu bara, yang menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat rantai pasok energi dan mineral.

Sinergi IPCM dan SPJM bukan hanya memperkuat layanan angkutan laut, tunda-pandu, dan pengelolaan terminal khusus, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan BUMN pemilik proyek hilirisasi. Dengan strategi ini, IPCM dan SPJM menempatkan diri sebagai pemain kunci dalam rantai logistik energi dan mineral Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Pelindo Group dalam mendukung agenda hilirisasi nasional.

IPCM saat ini melayani kapal-kapal kargo komoditas energi dan mineral di sejumlah area strategis. Untuk komoditas batu bara, layanan diberikan di seluruh BUP PT Pelindo Regional 2, Meulaboh, PT MBP (Adaro Group), serta TUKS PT Bukit Asam. Sementara itu, untuk komoditas LNG, perseroan melayani di Tersus PT Jawa Satu Power, Tersus PT Nusantara Regas, dan PT PGN LNG Indonesia (PLI). Adapun untuk komoditas nikel, IPCM beroperasi di Pelabuhan Weda serta Tersus PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) di Laiwui.

Dalam merespons kebutuhan hilirisasi, IPCM dan SPJM fokus pada dua strategi. Pertama, memperkuat penetrasi layanan maritim untuk memperluas kapasitas angkut, tunda-pandu, dan pengelolaan terminal khusus untuk mendukung peningkatan volume distribusi komoditas hilirisasi. Kedua, mengadakan joint business dengan BUMN project owner seperti menjalin kemitraan strategis dengan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), Pertamina, dan pemilik proyek lainnya untuk memastikan kelancaran rantai pasok energi dan mineral.

"IPCM siap memperkuat jumlah armada guna mendukung program hilirisasi, sehingga layanan angkutan, tunda-pandu, dan terminal khusus dapat semakin optimal dalam menjawab kebutuhan logistik energi dan mineral nasional," kata Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026)

Sementara itu, Direktur Strategi dan Komersial PT Pelindo Jasa Maritim, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara menyampaikan, sinergi dengan IPCM merupakan langkah nyata untuk memastikan Pelindo Jasa Maritim berperan aktif dalam mendukung program hilirisasi pemerintah. 

"Kami siap memperkuat layanan maritim yang terintegrasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan BUMN pemilik proyek," ujarnya.

Kinerja IPCM pada kuartal I-2026 menunjukkan landasan yang kuat untuk mendukung ekspansi ini. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp45,57 miliar, meningkat 3,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Total aset IPCM tercatat Rp1,79 triliun, naik 4,39 persen dari akhir 2025, dengan arus kas operasi meningkat signifikan sebesar 36,29 persen menjadi Rp102,10 miliar. Capaian ini mencerminkan efisiensi biaya dan penguatan profitabilitas, sekaligus menegaskan kesiapan IPCM untuk memperluas peran dalam mendukung agenda hilirisasi nasional.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement