sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SINI Mau Rights Issue dan Akuisisi Tambang Batu Bara PTRO Senilai Rp1,73 Triliun

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
16/04/2026 14:15 WIB
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menyampaikan rencana untuk melakukan rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 721.500.000 saham baru.
SINI Mau Rights Issue dan Akuisisi Tambang Batu Bara PTRO Senilai Rp1,73 Triliun. (Foto Istimewa)
SINI Mau Rights Issue dan Akuisisi Tambang Batu Bara PTRO Senilai Rp1,73 Triliun. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Emiten terafiliasi Happy Hapsoro, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menyampaikan rencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 721.500.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Sehingga, nilai maksimal mencapai Rp72,15 miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/4/2026), SINI berencana menggunakan dana yang diperoleh tersebut untuk mengambil alih sebanyak 507.380.875 saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO).

Jumlah saham tersebut setara dengan 99,995 persen dari modal disetor dan ditempatkan KMS, berdasarkan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat tertanggal 15 April 2026 antara SINI sebagai pembeli dan PTRO sebagai penjual.

Nilai dari rencana pengambilalihan KMS adalah sebesar Rp1,73 triliun. Nilai ini sebesar 110,27 persen dari jumlah aset perseroan.

Manajemen SINI menyatakan, perseroan berkeyakinan pelaksanaan PMHMETD akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi keuangan, terutama dalam memperkuat struktur permodalan melalui peningkatan posisi ekuitas yang akan memperbaiki rasio-rasio keuangan perseroan.

Selain itu, aksi korporasi ini akan meningkatkan likuiditas melalui penambahan posisi kas dari setoran modal, yang selanjutnya akan dialokasikan untuk mendukung ekspansi bisnis melalui rencana pengambilalihan KMS guna memberikan kontribusi positif pada pendapatan operasional.

SINI meyakini pelaksanaan ini juga diproyeksikan menciptakan efisiensi keuangan melalui pelunasan sebagian pokok pinjaman bank yang akan menurunkan beban bunga dan meningkatkan laba bersih. Secara keseluruhan, PMHMETD diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta menjaga keberlangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang.

Sehubungan dengan rencana tersebut, SINI akan meminta persetujuan dari para pemegang saham perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan diselenggarakan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Sebagai informasi, PT Petrosea Tbk (PTRO) bersama dengan anak usaha yang dimiliki sepenuhnya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL) menuntaskan transaksi pembelian 100 persen saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) senilai Rp1,73 triliun pada 23 Juni 2023.

KMS adalah pemilik 99 persen saham PT Cristian Eka Pratama (CEP), perusahaan yang bergerak di bidang operasi penambangan batubara dan merupakan pemegang Izin Usaha Pertambangan - Operasi Produksi (IUP-OP) yang area operasionalnya berlokasi di Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement