IDXChannel - Wall Street kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada Jumat, dipimpin oleh sektor teknologi.
Dilansir dari Yahoo Finance pada Sabtu (9/5/2026), investor mencerna laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi yang sangat kuat sambil memantau ketegangan antara Washington dan Teheran.
Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi memimpin kenaikan, dengan naik 1,7 persen. Sementara itu, S&P 500 naik 0,8 persen.
Kedua indeks tersebut mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa dan memperpanjang tren kenaikan selama enam pekan secara berturut-turut.
Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average hanya sedikit berubah.
Saham-saham produsen chip melonjak pada Jumatsetelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Apple dan Intel menyetujui kesepakatan yang akan membuat Intel menyediakan chip untuk beberapa perangkat Apple.
Saham Intel melonjak 13 persen setelah berita tersebut, sementara Apple naik 1,8 persen
Sentimen pasar membaik setelah laporan terbaru menunjukkan ekonomi Amerika Serikat (AS) menambah 115.000 lapangan kerja pada April, jauh lebih baik dari perkiraan, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3 persen.
Harga minyak mentah naik setelah bentrokan militer di dekat Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran atas konflik Timur Tengah. Kontrak berjangka Brent berada di dekat USD101 per barel sementara Texas Intermediate diperdagangkan di dekat USD95.
Kontrak berjangka emas Juni sedikit naik pada Jumat. Harga emas batangan naik lebih dari 2 persen selama lima sesi perdagangan terakhir.
Harga emas didukung oleh dolar yang lebih lemah dan permintaan aset aman yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian seputar konflik AS-Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)