IDXChannel - Valuasi saham Indonesia berpotensi mendapat dorongan dari stabilisasi rupiah karena mata uang dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar.
Menurut analis DBS dalam laporan risetnya menyebut, tekanan terhadap rupiah dan pasar saham dipicu oleh kekhawatiran atas penyempitan surplus perdagangan, tingginya harga minyak, serta penerapan skema ekspor baru Indonesia.
Namun, penurunan harga minyak, meredanya ketegangan geopolitik, dan dukungan kebijakan Bank Indonesia (BI) dinilai dapat membantu menjaga stabilitas rupiah.
Meski demikian, DBS menurunkan proyeksi akhir 2026 untuk IHSG menjadi 8.000 dari sebelumnya 9.500, seiring masih adanya ketidakpastian yang dipengaruhi oleh pelemahan rupiah.
Sementara, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp17.850 per USD pada Rabu, relatif stabil dibandingkan sesi sebelumnya, seiring pelaku pasar menanti keputusan suku bunga BI siang ini.