Perseroan menilai, buyback dapat memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur permodalan karena saham treasuri hasil pembelian kembali dapat dijual kembali saat perseroan membutuhkan tambahan modal.
"Pembelian kembali saham diharapkan dapat meningkatkan keyakinan investor atas nilai fundamental perseroan," tutur manajemen.
MAHA menegaskan, pelaksanaan buyback tidak akan berdampak terhadap penurunan pendapatan maupun peningkatan beban pembiayaan perusahaan karena seluruh dana berasal dari kas internal dan laba ditahan perseroan.
Aksi buyback juga tidak akan memberikan dampak material terhadap proforma laba per saham lantaran tidak berkaitan langsung dengan kegiatan operasional perusahaan.
Adapun saham MAHA bergerak fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir. Hingga Selasa (19/5/2026) saham MAHA turun 2,65 persen ke harga Rp147 dengan mencatatkan koreksi 14,53 persen secara year to date (ytd).
(DESI ANGRIANI)