"Tidak cukup hanya dengan memberikan pendanaan, tetapi juga harus diikuti transformasi bisnis," ujar Dony.
GIAA mengantongi pendapatan USD1,80 miliar sepanjang Januari–Juni 2026. Angka itu naik 16 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari USD1,55 miliar pada semester I-2025.
Sementara itu, rugi bersih GIAA menyusut 23,2 persen menjadi USD113,0 juta dari USD147,1 juta pada semester I-2025. (Febrina Ratna Iskana)