Optimisme Nanang tersebut, didasarkan pada berbagai inisiatif ekspansi hulu-hilir yang tengah dijalankan Perseroan secara masif dalam beberapa waktu terakhir.
Di hilir, BAIK terus memperluas penetrasi pasar ritel dan e-commerce lewat kolaborasi bersama Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, dan Dewa Eka Prayoga, serta rencana ekspansi jaringan coffee tenant di halte TransJakarta.
Sementara di sektor hulu, BAIK memperkuat rantai pasok melalui pembangunan pabrik sterilisasi modern, kemitraan pasokan telur masif di Semarang, hingga target pembinaan 1.000 UMKM se-Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, manajemen BAIK menilai bahwa aksi akumulasi saham secara berkelanjutan oleh pimpinan tertinggi Perseroan ini memberikan sinyal positif yang sangat kuat kepada para investor publik.
Langkah beruntun dari Yeni Isnawati dan Nanang Suherman ini mempertegas optimisme manajemen bahwa nilai pasar perseroan akan terus bergerak positif seiring dengan realisasi pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan di masa mendatang.
(taufan sukma)