IDXChannel – Dua saham Indonesia harus keluar dari konstituen indeks FTSE Russell setelah dinyatakan gagal memenuhi salah satu persyaratan kelayakan indeks, yakni surveillance stock screen.
Berdasarkan dokumen FTSE Russell Index Constituents Deleted for Failing Specific Eligibility Screens yang diperbarui pada 14 September 2026, dua saham tersebut adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).
Keduanya tercatat dalam kelompok indeks yang berbeda. ALII merupakan konstituen FTSE GEIS Micro Cap, sedangkan SILO masuk dalam FTSE GEIS Small Cap.
FTSE Russell menyatakan saham-saham dalam daftar tersebut sebelumnya telah memenuhi ambang batas kapitalisasi pasar dan likuiditas untuk indeks masing-masing, tetapi gagal dalam pemeriksaan kelayakan (elligibility screen) tertentu pada evaluasi indeks September 2026.
Atas hasil tersebut, saham terkait akan dihapus atau tidak ditambahkan ke indeks FTSE Russell yang bersangkutan mulai pembukaan perdagangan Senin, 21 September 2026. Perubahan ini tercermin dalam dokumen indeks untuk periode enam bulan hingga 21 Agustus 2026.