sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Telan Dana Rp15 Miliar, FORE Targetkan Pabrik Adonan Donat Beroperasi Akhir September 2026

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
05/08/2026 17:15 WIB
Pabrik baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir September 2026.
Telan Dana Rp15 Miliar, FORE Targetkan Pabrik Adonan Donat Beroperasi Akhir September 2026. (Foto Istimewa)
Telan Dana Rp15 Miliar, FORE Targetkan Pabrik Adonan Donat Beroperasi Akhir September 2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) tengah membangun satu pabrik adonan (dough factory) sebagai basis produksi produk donat untuk memasok ke beberapa tenant Fore Donut baru yang akan dikembangkan di masa mendatang. Pabrik baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir September 2026.

Director of Strategy and Corporate Development FORE Fahmi Rachmattulah mengatakan, saat ini perseroan memiliki 10 gerai Fore Donut. Targetnya, jumlah ini akan ditambah yang menyasar kota-kota luar Jabodetabek pasca beroperasinya pabrik donat tersebut.

Harapannya, bisa meningkatkan kontribusi pendapatan perseroan dari segmen penjualan donat yang saat ini baru berkontribusi di bawah 5 persen.

"Karena tahun ini fokus kita kalau donat, selain kita tambah jumlah store, kita lagi bangun pabrik pengolahan dough (adonan mentah). Tujuannya tuh biar kita bisa ekspansi ke luar kota. Karena dengan adanya si pabrik dough ini kita bisa kirim frozen dough," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Fahmi menjelaskan, kapasitas produksi pabrik yang dibangun dengan dana Rp15 miliar ini mencapai ratusan ribu pieces donat per hari. Produksi donat dari pabrik ini akan dikirim ke berbagai kota khususnya di pulau Jawa, yang menjadi target pembangunan gerai baru Fore Donut hingga akhir 2026 ini dan tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, saat ini rencana ekspansi tenant Fore Donut baru menyasar ke mal-mal yang berada di Jabodetabek. Namun, pada akhir atau awal tahun mendatang, pasca pembukaan pabrik baru ini ekspansi bakal dilanjutkan menyasar ke berbagai kota di luar Jabodetabek.

"Jabodetabek spesifik mal aja, tapi kami berharap lancar nih pengembangan pabriknya, jadi nanti akhir tahun mungkin udah bisa buka di Medan," kata dia.

Fahmi menerangkan, perseroan berencana menambah hingga 25-30 gerai Fore Donut. Namun, penambahan gerai ini seluruhnya akan berfokus untuk menggarap pasar yang ada di pulau Jawa, khususnya mal-mal besar.

"Secepatnya kita berharap bisa menjadi mesin pertumbuhan baru. Tahun depan lah, mungkin sudah mulai kelihatan," ujarnya.

Dia menambahkan, pembangunan pabrik donat ini menyerap 30 persen dari capex tahun ini sekitar Rp300 miliar. Sementara sisanya digunakan untuk ekspansi penambahan store baru, baik untuk store donat maupun coffee shop sebagai core bisnis perseroan.

Sepanjang 2026, FORE menargetkan penambahan coffee shop sebanyak 70 gerai, dan 30 gerai Fore Donut.

Sekedar informasi, FORE mencatatkan pendapatan sebesar Rp1 triliun sepanjang semester I-2026. Jumlah ini meningkat 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp662 miliar.

Kontribusi pendapatan disumbang dari penjualan produk minuman sebesar Rp884 miliar, Rp119,7 miliar dari segmen makanan termasuk penjualan donat, dan pendapatan lain-lain sebesar Rp6 miliar.

"Kontribusi penjualan donat terhadap pendapatan hopefully bisa sampai 5 sampai 10 persen nanti saat mature happen. Kontribusi masih lebih besar di kopi, karena kan gerainya juga sudah hampir 400an, donat mungkin harus 150-200an kalau mau balance," kata Fahmi.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement