AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Terhantam Varian Omicron, Bursa Asia Dibuka Berguguran di Awal Pekan 

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 29 November 2021 10:39 WIB
Bursa saham di kawasan Asia Pasifik berguguran pada perdagangan Senin pagi (29/11), setelah kabar varian baru virus corona Omicron akhir pekan lalu.
Terhantam Varian Omicron, Bursa Asia Dibuka Berguguran di Awal Pekan 
Terhantam Varian Omicron, Bursa Asia Dibuka Berguguran di Awal Pekan 

IDXChannel - Bursa saham di kawasan Asia Pasifik berguguran pada perdagangan Senin pagi (29/11), setelah kabar varian baru virus corona Omicron akhir pekan lalu mengkhawatirkan pasar terkait seberapa besar dampaknya bakal menggerus pemulihan ekonomi global.

Hingga pukul 10:08 WIB, Nikkei 225 Jepang (N225) terpuruk -0,38% di 28.641,50 dan Kospi Korea Selatan (KS11) anjlok -0,43% di 2.923,68.

Indeks Hang Seng Hong Kong tertekan -0,80% di 23.888,00, Australia ASX 200 (AXJO) stabil di 7.279,30, dan Shanghai Composite China (SSEC) turun -0,10% di 3.560,53.

Sementara Indonesia Composite Index / IHSG merosot -0,29% di 6.542,52.

Sebuah studi dari Peking University mengatakan China akan menghadapi lonjakan besar dalam kasus Covid-19 dalam skala besar jika membuka kembali pembatasan secara masif.

Dua ahli kesehatan Afrika Selatan, termasuk ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan Angelique Coetzee, mengemukakan bahwa varian Omicron sejauh ini menunjukkan gejala ringan. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru memperingatkan perlu waktu untuk menilai jenis baru ini dan terus mencari tahu seberapa besar tingkat penularannya.

Kepala petugas medis Moderna Inc (MRNA) Paul Burton mengatakan bahwa anti-virus yang diformulasikan ulang untuk jenis baru ini diperkirakan dapat tersedia pada awal 2022.

Apakah wabah omicron adalah hanya kekhawatiran singkat atau pukulan yang lebih serius terhadap pemulihan ekonomi masih terbuka untuk diperdebatkan.

“Kami benar-benar membutuhkan lebih banyak jawaban untuk mengetahui dampaknya terhadap pertumbuhan," kata Analis TD Securities Priya Misra kepada Bloomberg, Senin (29/11/2021).

Sementara itu, sejumlah analis justru memandang optimis dengan asumsi bahwa pasar pernah melewati gejolak varian-varian sebelumnya dan dapat pulih dengan cepat.

“Pasar sudah pernah diperdagangkan melalui semua varian Covid-19 sebelumnya dan baru saja menyentuh level tertinggi sepanjang masa. Harapan saya adalah kami akan melakukan hal yang sama untuk yang satu ini (Omicron),” Kata Portfolio Manager Tribeca Investment Partners Pty, Jun Bei Liu kepada Bloomberg. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD