IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak cenderung melemah pada Rabu (22/4/2026), di tengah kombinasi tekanan global dari Wall Street serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang menahan selera risiko investor.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 sempat dibuka di zona merah sebelum berbalik menguat tipis, melanjutkan kenaikan dua sesi sebelumnya.
Indeks acuan itu naik 0,29 persen ke level 59.521,73, ditopang saham-saham berkapitalisasi besar, meski penguatan tertahan oleh pelemahan sektor otomotif, eksportir, dan keuangan.
Mengutip Trading Economics, dari sisi makroekonomi, Kementerian Keuangan Jepang melaporkan surplus neraca perdagangan sebesar 666,98 miliar yen pada Maret.
Angka tersebut berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan surplus lebih dari 1 triliun yen.