IDXChannel – Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Kamis (23/4/2026), mengikuti reli kuat di Wall Street yang ditopang kinerja laba perusahaan.
Investor cenderung mengabaikan lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah dan lebih fokus pada solidnya musim laporan keuangan.
Semalam, indeks S&P 500 naik 1 persen, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,6 persen dan ditutup di level tertinggi sepanjang masa.
Awal musim laporan keuangan yang kuat membantu meredakan kekhawatiran terhadap daya beli konsumen Amerika Serikat, meski harga energi meningkat.
Di kawasan Asia, indeks saham regional menguat luas. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mencetak rekor baru dengan kenaikan sekitar 1 persen, didorong lonjakan saham-saham teknologi.