IDXChannel – Bursa saham Asia menguat pada Kamis (23/7/2026), didorong rencana belanja modal (capital expenditure/capex) yang lebih besar dari perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diperkirakan menguntungkan produsen chip di kawasan Asia.
Di sisi lain, eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong harga minyak ke level tertinggi dalam enam pekan.
Kenaikan harga energi kembali memicu kekhawatiran inflasi, sehingga imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) tenor pendek naik ke level tertinggi dalam 17 pekan.
Pelaku pasar pun mulai memperkirakan Federal Reserve (The Fed) mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Harga minyak mentah Brent naik 2 persen menjadi USD96 per barel pada awal perdagangan setelah Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru ke Iran.