Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran juga dilaporkan menargetkan kapal tanker minyak di Laut Merah, memperluas konflik yang membayangi pasar keuangan global.
Strategis Valuta Asing dan Suku Bunga Global Macquarie Group, Thierry Wizman, mengatakan lonjakan harga minyak kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.
Menurut para analis, hampir lima bulan perang telah menguras persediaan global dan memicu tekanan inflasi di berbagai negara. Mereka juga memperingatkan bahwa jika Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah sama-sama ditutup, jalur pelayaran bagi lebih dari seperempat pasokan minyak dan gas dunia akan terganggu.
"Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global memang beralasan," ujar Wizman, dikutip Reuters.
Sementara itu, laporan keuangan Alphabet dan Tesla menunjukkan belum ada tanda-tanda perlambatan dalam belanja infrastruktur AI.