Pelemahan juga dipengaruhi oleh munculnya tiga suara dissent dalam rapat FOMC yang memperkuat pandangan bahwa inflasi masih menjadi ancaman serius bagi bank sentral AS.
Selain itu, pasar obligasi mulai menunjukkan kekhawatiran bahwa The Fed berisiko tertinggal dalam mengendalikan inflasi karena memilih mempertahankan suku bunga di tengah potensi kenaikan harga energi.
Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa komite siap bertindak apabila diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.
Namun, pernyataan tersebut belum mampu menenangkan pasar obligasi yang masih mencerminkan kekhawatiran terhadap prospek inflasi dalam beberapa bulan ke depan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.