sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Trinland (TRIN) Bersiap Hadapi Lonjakan Pengakuan Pendapatan di Semester II-2026

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
04/05/2026 11:35 WIB
Kinerja laporan keuangan kuartal I-2026 mencerminkan fase transisi pengakuan pendapatan, seiring belum dilakukannya serah terima unit pada periode tersebut.
Trinland (TRIN) Bersiap Hadapi Lonjakan Pengakuan Pendapatan di Semester II-2026. (Foto Istimewa)
Trinland (TRIN) Bersiap Hadapi Lonjakan Pengakuan Pendapatan di Semester II-2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Trinland mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk Rp2,3 miliar pada kuartal I-2026. Jumlah ini naik sebesar 62,3 persen dari sebelumnya Rp1,4 miliar di kuartal I-2025.

Dari sisi marketing revenue, perseroan meraih Rp142 miliar di kuartal I-2026. Capaian ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap proyek-proyek perseroan serta efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan.

Direktur Keuangan Trinland Gregorius Seloko Uyanto menjelaskan, kinerja laporan keuangan kuartal I-2026 mencerminkan fase transisi pengakuan pendapatan, seiring belum dilakukannya serah terima unit pada periode tersebut.

Sesuai dengan standar akuntansi PSAK 115 (dulu PSAK 72), pendapatan baru dapat diakui setelah unit diserahterimakan kepada konsumen. Oleh karena itu, sebagian besar penjualan yang telah tercapai di kuartal I-2026 belum tercermin dalam pendapatan laporan keuangan.

"Kinerja kuartal I lebih merefleksikan faktor timing pengakuan pendapatan, bukan pelemahan penjualan. Unit-unit yang telah terjual saat ini sedang dalam proses penyelesaian dan dijadwalkan mulai diserahterimakan pada semester II 2026," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (4/5/2026).

Gregorius menegaskan, sejumlah proyek utama telah memasuki tahap akhir konstruksi, sehingga proses serah terima unit akan mulai terealisasi secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Dengan demikian, pengakuan pendapatan diproyeksikan akan meningkat signifikan mulai semester II-2026.

Di sisi lain, perseroan juga mencatatkan perbaikan fundamental melalui efisiensi operasional, tercermin dari penurunan beban pokok penjualan secara signifikan sebesar 97,6 persen menjadi Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp105 miliar.

Gregorius menegaskan, perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tahun ini dan masa mendatang, didukung oleh kinerja dan minat pasar yang terus meningkat pada proyek-proyek unggulan yang masih on going, antara lain Sequoia Hills di Sentul, Collins Boulevard (tower 2) di Tangerang, Holdwell Business Park di Lampung, serta Marc’s Boulevard di Batam.

Selain itu, proyek data center dan hospitality yang perseroan rencanakan juga terus mendapat perhatian banyak investor.

"Fundamental bisnis kami tetap kuat. Penjualan berjalan sangat baik, proyek berjalan sesuai timeline, dan serah terima unit akan menjadi katalis utama kinerja keuangan di kuartal-kuartal berikutnya," kata dia.

Dengan pipeline proyek yang telah berjalan dan backlog penjualan yang terus bertambah, Perseroan optimistis kinerja 2026 akan mencerminkan pertumbuhan yang lebih kuat seiring dengan terealisasinya pengakuan pendapatan dari unit-unit yang telah terjual.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement