IDXChannel - PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Trinland (TRIN) menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk penyediaaan akses layanan komunikasi dan infrastruktur telekomunikasi di kawasan Holdwell Business Park, Bandar Lampung.
Holdwell Business Park merupakan salah satu proyek logistik terpadu unggulan Trinland yang yang diproyeksikan menjadi salah satu kawasan logistik terbesar di Sumatera. Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk komitmen keduanya dalam menghadirkan ekosistem bisnis dan logistik yang terintegrasi melalui dukungan infrastruktur digital yang andal dan berkelanjutan.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap konektivitas digital yang cepat, stabil, dan aman, keberadaan layanan komunikasi yang memadai menjadi faktor krusial dalam menunjang kelancaran operasional bisnis, distribusi, pergudangan, hingga manajemen supply chain. Sebagai kawasan logistik terpadu yang berlokasi di Bandar Lampung, Holdwell Business Park memiliki posisi strategis karena berada di jalur logistik utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Lokasi tersebut menjadikan kawasan ini sebagai titik distribusi yang ideal bagi berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, perdagangan, e-commerce, hingga perusahaan logistik.
COO Holdwell Business Park, Harris F. Aison, mengatakan, penyediaan infrastruktur komunikasi merupakan salah satu elemen penting dalam membangun kawasan logistik modern.
"Saat ini, infrastruktur digital memiliki peran yang sama pentingnya dengan infrastruktur fisik. Aktivitas logistik modern sangat bergantung pada kecepatan pertukaran data, sistem monitoring yang terintegrasi, hingga komunikasi yang berlangsung secara real-time. Oleh karena itu, kami memandang kerja sama dengan Telkom Indonesia sebagai langkah strategis untuk memastikan Holdwell Business Park memiliki fondasi infrastruktur komunikasi yang kuat sejak tahap awal pengembangannya,” ujar Harris dalam keterangan resmi, Selasa (2/6/2026).