AALI
9600
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
212
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.09
-0.81%
-4.37
IHSG
6971.29
-0.64%
-44.77
LQ45
1002.80
-0.79%
-7.94
HSI
22039.11
-0.86%
-190.41
N225
26967.33
0.36%
+96.06
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Vaksin Covid-19 Sebabkan Laba Bersih Bio Farma Capai Rp1,93 Triliun di 2021

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Senin, 23 Mei 2022 13:15 WIB
PT Bio Farma (Persero) mencatat laba bersih sebesar Rp1,93 Triliun pada akhir 2021.
Vaksin Covid-19 Sebabkan Laba Bersih Bio Farma Capai Rp1,93 Triliun di 2021
Vaksin Covid-19 Sebabkan Laba Bersih Bio Farma Capai Rp1,93 Triliun di 2021

IDXChannel - PT Bio Farma (Persero) mencatat laba bersih sebesar Rp1,93 Triliun pada akhir 2021. Jumlah ini meningkat 567,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan kenaikan laba bersih induk Holding BUMN Farmasi ini didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 baik sifatnya reguler ataupun penugasaan. Laba bersih ini melebihi target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2021.

"Raihan laba bersih ini mencapai 186,9 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021. Kenaikan ini antara lain dampak dari pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah baik sifatnya penugasan maupun reguler,” ungkap Honesti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Senin (23/5/2022).

Di sisi pendapatan mencapai Rp43,4 triliun atau 253,7 persen dari target RKAP 2021. Jumlah ini naik 20,53 persen dibandingkan tahun 2020. 

Honesti mencatat pendapatan perseroan tahun ini juga didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah sebesar Rp26,81 triliun. 

"Jika dibandingkan dengan RKAP 2021 terdapat pelampauan yang signifikan karena RKAP realisasi pada 2019 dan 2020 belum terdapat pengadaan vaksin," tutur Honesti.

Pendapatan juga didukung sinergi anak usaha baik dari aspek alat kesehatan, suplemen, dan obat-obat penanganan teraputik seperti favipiravir dan oseltamivir.

Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai Rp4,027 atau tumbuh 263 persen. Sementara, total aset Bio Farma mencapai Rp40,44 triliun hingga 31 Desember 2021. Angka ini naik 23,71 persen dibandingkan tahun 2020.

Honesty menyebut meski realisasi total liabilitas naik 36,86 persen per 31 Desember 2021, angka ini masih mencerminkan level sehat dari sisi korporasi. Arus kas operasi mengalami positif sebesar Rp6,59 triliun. Pencapaiannya 360,68 persen lebih tinggi dari target RKAP 2021 dan meningkat 34.307,42 persen dari tahun 2020.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD