Sepanjang 2025, perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar USD485,9 juta, meningkat 46 persen dibandingkan USD332,1 juta pada tahun sebelumnya.
Peningkatan ini terutama mencerminkan belanja untuk proyek-proyek pengembangan serta kebutuhan modal sustaining.
Per 31 Desember 2025, saldo kas perseroan tercatat sebesar USD376,3 juta dengan jumlah liabilitas dan ekuitas yang mencapai USD3,34 miliar.
(DESI ANGRIANI)