sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi Sederet Saham Bank Lebih Rendah dari Biasanya, Seberapa Menarik?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
29/10/2026 09:48 WIB
Sembilan saham bank tercatat memiliki valuasi di bawah minus dua standar deviasi (minus 2 SD) dari rasio price to book value (PBV) historis selama 10 tahun.
Valuasi Sederet Saham Bank Lebih Rendah dari Biasanya, Seberapa Menarik? (Foto: Magnific)
Valuasi Sederet Saham Bank Lebih Rendah dari Biasanya, Seberapa Menarik? (Foto: Magnific)

IDXChannel – Sembilan saham perbankan tercatat memiliki valuasi di bawah minus dua standar deviasi (minus 2 SD) dari rasio price to book value (PBV) historis selama 10 tahun terakhir.

Kondisi ini mengindikasikan valuasi saham-saham tersebut berada di level relatif rendah dibandingkan pola historisnya, meski belum tentu menandakan harga telah mencapai titik terendah.

Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas per Rabu (29/10/2026), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi saham dengan posisi valuasi paling jauh dibandingkan ambang historis tersebut. PBV BRIS saat ini tercatat sebesar 0,97 kali, jauh di atas batas minus 2 SD historisnya yang hanya 0,02 kali.

Selisih tersebut mencapai 97,9 persen dari batas historis. Angka ini menempatkan BRIS sebagai saham dengan deviasi terbesar di antara sembilan saham perbankan yang masuk dalam daftar.

Selain BRIS, saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) juga mencatatkan selisih signifikan terhadap batas minus 2 SD historis, masing-masing sebesar 59,5 persen dan 59 persen. Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memiliki selisih sebesar 54,3 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement