Selain itu, pemerintahan Trump mengindikasikan potensi kesediaan untuk mengakhiri sanksi minyak terhadap Rusia, yang mengurangi tekanan kenaikan harga minyak, sekaligus meningkatkan kemungkinan kemajuan menuju pengakhiran perang Rusia di Ukraina.
Sebelum laporan tentang Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz, Menteri Energi Chris Wright mengumumkan, Angkatan Laut AS telah berhasil mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui jalur air penting tersebut, sebuah klaim yang kemudian ditarik kembali oleh Gedung Putih.
Kontrak minyak mentah AS dan Brent untuk bulan depan turun lebih dari 11 persen.
Data ekonomi yang diperkirakan akan dirilis akhir pekan ini berpotensi menggerakkan pasar. Ini termasuk Indeks Harga Konsumen Departemen Tenaga Kerja, laporan kedua Departemen Perdagangan tentang PDB kuartal keempat, dan laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi yang lebih luas.
Saham yang mengalami penurunan dan kenaikan di NYSE terdistribusi secara merata. Terdapat 71 rekor tertinggi baru dan 63 rekor terendah baru di NYSE.
Di Nasdaq, sebanyak 2.332 saham naik dan 2.420 saham turun, dengan jumlah saham yang mengalami penurunan melebihi saham yang naik dengan rasio 1,04 banding 1.
S&P 500 mencatatkan tiga rekor tertinggi baru dalam 52 minggu dan lima rekor terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatatkan 65 rekor tertinggi baru dan 101 rekor terendah baru.
Volume perdagangan di bursa AS adalah 19,90 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 20,10 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(Dhera Arizona)