IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup melemah pada Rabu (11/3/2026) waktu setempat. Para investor sebagian besar mengabaikan laporan inflasi yang stabil, melainkan lebih fokus pada meningkatnya permusuhan dan dampak yang semakin besar terkait perang AS-Israel terhadap Iran.
Dilansir dari Reuters, Kamis (12/3/2026), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 289,24 poin atau 0,61 persen menjadi 47.417,27, S&P 500 melemah 5,68 poin atau 0,08 persen menjadi 6.775,80, dan Nasdaq Composite menguat 19,03 poin atau 0,08 persen menjadi 22.716,14.
Perdagangan saham bergejolak sepanjang sesi karena investor terjebak dalam tarik-menarik terkait kekhawatiran pasokan minyak. Iran terus menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz yang diblokade.
Namun, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) meyakinkan pasar bahwa Arab Saudi telah meningkatkan produksi dan Badan Energi Internasional (IEA) setuju untuk melepaskan 400 juta barel minyak dari cadangan strategisnya.