sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Cetak Rekor Baru, Disokong Nvidia hingga Apple

Market news editor Rahmat Fiansyah
08/05/2026 21:35 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (8/5/2026) waktu setempat.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (8/5/2026) waktu setempat. (Foto: FT)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (8/5/2026) waktu setempat. (Foto: FT)

S&P 500 dan Nasdaq juga berada di jalur penguatan selama enam pekan berturut-turut, menjadi reli mingguan terpanjang sejak Oktober 2024. Optimisme investor tetap terjaga meski ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat di kawasan Teluk.

Harga minyak sempat menyentuh USD100 per barel sebelum kembali melemah tipis. Pasar masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah dan potensi pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi minyak dan gas alam cair dunia.

Musim laporan keuangan emiten juga turut menopang penguatan Wall Street. Berdasarkan data LSEG, sekitar 83 persen dari 440 perusahaan anggota S&P 500 yang telah merilis laporan kuartal I-2026 mencatatkan laba di atas ekspektasi analis. Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata jangka panjang sekitar 67 persen.

Namun, sejumlah saham masih mengalami tekanan. Saham Cloudflare anjlok 18,6 persen setelah perusahaan memangkas sekitar 20 persen tenaga kerja dan memproyeksikan pendapatan kuartal II di bawah estimasi pasar. Trade Desk turun 5,3 persen, sedangkan CoreWeave melemah 9 persen akibat kenaikan proyeksi belanja modal tahunan. Expedia juga turun 8,7 persen setelah menyebut konflik Timur Tengah membebani permintaan perjalanan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement