sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Mendatar Jelang Pidato Perdana Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed

Market news editor Rahmat Fiansyah
28/08/2026 21:45 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (28/8/2026), menjelang pidato perdana Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Bursa saham AS bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (28/8/2026), menjelang pidato perdana Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed. (Foto: Freepik)
Bursa saham AS bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (28/8/2026), menjelang pidato perdana Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed. (Foto: Freepik)

Suku bunga yang lebih tinggi dapat membantu menekan inflasi, tetapi berpotensi memperlambat perekonomian dan menekan harga aset investasi. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump, yang menunjuk Warsh sebagai Ketua The Fed, berulang kali mendorong suku bunga yang lebih rendah.

Departemen Keuangan AS juga melakukan langkah yang tidak biasa pada pekan lalu dengan melakukan intervensi di pasar obligasi untuk menekan imbal hasil Treasury bertenor panjang. Namun, para analis menilai langkah tersebut kemungkinan hanya memberikan dampak terbatas. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik tipis menjadi 4,68 persen dari 4,67 persen pada akhir perdagangan Kamis (27/8/2026).

Di pasar saham, Gap melonjak hampir 20 persen setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Perusahaan ritel tersebut juga menunjuk Michael Francis sebagai pimpinan jaringan Old Navy. Sementara itu, saham Marvell Technology turun 7,9 persen meskipun laba dan pendapatannya pada kuartal terakhir sedikit melampaui ekspektasi.

Kinerja saham Marvell tertekan karena sebagian optimisme terhadap bisnis kecerdasan buatan (AI) dinilai telah tercermin dalam harga saham. Saham perusahaan tersebut sebelumnya telah melonjak 184 persen sepanjang tahun berjalan. Marvell juga menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan untuk periode mendatang.

Di pasar global, mayoritas indeks saham Eropa menguat setelah perdagangan di Asia ditutup bervariasi. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,8 persen, sedangkan CAC 40 Prancis naik 1 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement