Produsen chip memori Sandisk juga melonjak 22 persen. Sementara itu, saham Qualcomm, Western Digital, dan Seagate Technology turut menguat.
Tak hanya kekhawatiran mengenai belanja hyperscaler yang didanai utang, potensi sikap Federal Reserve (The Fed) yang lebih hawkish terus membebani pasar sepanjang pekan ini.
Enam dari sebelas sektor utama dalam S&P 500 ditutup menguat, dipimpin sektor industri yang naik 2,2 persen. Sebaliknya, sektor consumer discretionary dan consumer staples mencatat pelemahan terbesar, sementara sektor teknologi turun 0,1 persen.
Sementara itu, Philadelphia SE Semiconductor Index melonjak 3,2 persen dan berada di jalur mencatat kinerja kuartalan terbaik sepanjang sejarah, berdasarkan data LSEG.
Pada hari yang sama, Departemen Perdagangan AS merilis sejumlah data ekonomi.
Inflasi AS meningkat lebih lanjut pada Mei, menembus 4 persen untuk pertama kalinya dalam tiga tahun akibat kenaikan harga energi. Kondisi ini berpotensi mendorong The Fed semakin dekat untuk kembali menaikkan suku bunga.