Di pasar komoditas, harga minyak kembali menguat setelah media Iran melaporkan parlemen negara tersebut tengah membahas rancangan aturan yang berpotensi membatasi kapal-kapal AS, Israel, dan negara lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Minyak mentah AS ditutup naik 2,75 persen menjadi USD77,29 per barel, sedangkan Brent melonjak 3,83 persen ke USD82,49 per barel.
Dari sisi emiten, saham sektor teknologi menjadi pemberat utama. AppLovin anjlok 19,7 persen setelah pendapatan kuartalannya di bawah ekspektasi analis, sedangkan Datadog merosot 19 persen usai memperkirakan pertumbuhan pendapatan akan melambat pada kuartal III. Selain itu, Western Digital jatuh 13 persen dan Sandisk turun 6,8 persen setelah merilis laporan keuangan.
Meski demikian, musim laporan keuangan secara keseluruhan masih menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data LSEG, sebanyak 84,8 persen dari 382 emiten anggota S&P 500 yang telah melaporkan kinerja hingga Rabu pagi berhasil melampaui ekspektasi analis, jauh di atas rata-rata historis sebesar 68 persen sejak 1994.
Di sisi lain, saham SpaceX ditutup melonjak 6,1 persen setelah berhasil berbalik arah dari pelemahan di awal sesi. Kenaikan tersebut terjadi meski periode lock-up investor awal telah berakhir, yang sebelumnya diperkirakan akan memicu tekanan jual.
Sementara itu, jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS meningkat tipis pada pekan lalu. Data tersebut menjadi perhatian investor menjelang rilis laporan nonfarm payrolls Juli pada Jumat (7/8/2026), yang diperkirakan menjadi penentu arah ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve.
(Rahmat Fiansyah)